RPS 2
Ibu profen mempunyai stereoisomer karena memiliki molekul kiral yang mana 1 atom karbon mengikat 4 gugus yang berbeda sehingga ibuprofen memiliki konfigurasi S-Ibuprofen dan R-Ibuprofen. Kedua konfigurasi ini memiliki fungsi yang berbeda dalam hal memberikan efek farmakologisnya. Untuk lebih jelasnya lagi silahkan simak video ini!
Dalam video anda dijelaskan bahwa ibu profen memiliki konfigurasi gugus fungsi yaitu R-Ibu profen dan S-Ibu profen. Akan tetapi keduanya memiliki peran yang berbeda dalam memberikan efek farmakologi pada tubuh. Mengapa hal demikian bisa terjadi?
BalasHapusHal tersebut terjadi karena R-Ibu profen dan S-Ibu profen memiliki cara kerja yang berbeda yang mana S-Ibu profen mampu menghambat siklooksigenase (COX) sedangkan R-Ibu profen bukanlah penghambat COX. COX merupakan enzim yang bertanggung jawab untuk pembentukan prostanoid termasuk prostaglandin. Prostaglandin ini adalah senyawa yang merangsang nyeri dan peradangan. Nah, S-Ibu profen inilah yang menghambat sintesis dari COX ini sehingga ia bisa memberikan efek farmakologis sebagai analgesik dan antiinflamasi sedangkan R-Ibu profen tidak. Selain itu keduanya juga terlibat dalam jalur metabolisme yang berbeda. R-Ibu profen terlibat dalam jalur metabolisme lipid dan dimasukkan ke dalam trigliserida bersama dengan asam lemak endogen. Sedangkan S-Ibu profen tidak terlibat dalam reaksi metabolisme tersebut, itulah sebabnya S-Ibu profen dianggap lebih bersih secara metabolik.
Hapus